Makna Motif Palekat Sarung Kanjeng

Sarung tenun palekat memiliki popularitas yang sangat tinggi di Indonesia. Motif palekat menjadi salah satu motif yang hampir diproduksi oleh semua produsen sarung. Saking banyaknya motif ini di pasaran, kita bahkan bisa memastikan pernah memiliki atau setidaknya pernah melihat orang memakai sarung tenun palekat di sekitar kita.

Mengapa demikian? Karena bisa dibilang palekat merupakan motif sarung tertua di Indonesia. Banyak artikel sejarah yang menceritakan tentang asal muasal motif sarung tenun palekat ini.

Sarung palekat, konon berasal dari negeri India. Ada wilayah di India bernama Pelekat, tempat di mana sarung tenun palekat berasal. Penamaan palekat pun berasal dari nama wilayah tersebut.

Sarung Kanjeng memiliki seri motif Palekat juga. Dengan metode kepyur terazzo, motif Palekat Sarung tampak lebih abstrak sekaligus artistik karena baru Sarung Kanjeng yang mengeluarkan motif palekat ini.

Secara makna, motif palekat yang terdiri dari garis-garis lurus yang saling bersimpangan, menunjukkan bahwa dalam hidup kita akan dihadapkan pada banyak jalan yang penuh persimpangan. Penuh lika-liku.


Saat menemukan persimpangan jalan, kita seringkali dihadapkan pada pilihan antara memilih jalur kiri, kanan, lurus, atau bahkan putar balik ke arah semula. Keteguhan hati dan pengetahuan-pengetahuan yang menjadi bekal kita menjalani hidup merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kita dalam menjalani perjalanan hidup yang penuh persimpangan jalan di depan.

Sarung Kanjeng motif palekat adalah upaya kami mengingat bahwa hidup tidak hanya berisi jalanan lurus tanpa halangan. Kita akan menghadapi banyak sekali pilihan-pilihan. Kebijaksanaan menjadi bekal penting bagi kita untuk menentukan jalan mana yang akan kita ambil.

Sarung batik palekat yang Sarung Kanjeng keluarkan ini merupakan pengingat bagi kita untuk tidak sembarangan dalam mengambil keputusan. Terutama keputusan penting mengenai langkah apa yang akan kita ambil dalam menjalani kehidupan yang dipenuhi fitnah dunia seperti saat ini.

Belajarlah menjadi bijak dengan tidak mengambil keputusan secara gegabah.


Motif palekat sarung batik produk Sarung Kanjeng, juga ingin menyampaikan bahwa setiap manusia punya jalan dan caranya masing-masing dalam menjalani kehidupannya. Jika kita dan orang lain memiliki jalan atau cara yang berbeda, kita tak perlu menjadi saling bermusuhan. Mari bertemu di tengah, di antara jalan mereka dan jalan kita. Duduk dan bermusyawarah lah.

Dengan bertemu, kita bisa menentukan apakah orang lain akan kita persilakan untuk jalan mendahului, menyeberangi langkah kita, atau kita ajak bersama-sama menempuh jalan kita. Toh, semuanya tentu masih tetap bisa didiskusikan selama kita memegang teguh kebijaksanaan.

Sarung Kanjeng motif Palekat, sekali lagi merupakan motif yang memiliki makna filosofisnya sendiri seperti motif-motif sarung batik Sarung Kanjeng yang lain. Kami tidak ingin menciptakan suatu karya hampa. Kami ingin motif yang kami ciptakan menyampaikan pesannya masing-masing.

Dengan menuliskan makna motif berikut ini, Sarung Kanjeng berharap motif-motif sarung batik yang kami rilis, dapat diterima oleh sedulur semua. Kami ingin Sedulur Kanjeng yang mengenakan sarung batik motif palekat kami pun menerapkan apa makna yang terkandung dalam motif tersebut.

Kami akan sangat bahagia jika sarung batik kami dijadikan pilihan sedulur tidak hanya karena motif-motifnya yang unik saja, tetapi juga karena setiap motif sarung batik Sarung Kanjeng memiliki makna yang sesuai, dan dapat dibanggakan.

Demikian sekelumit ulasan kami mengenai makna motif sarung batik palekat Sarung Kanjeng. Semoga sedulur membaca dengan perasaan hati yang riang dan tenang.

Mari terus budayakan memakai sarung di setiap aktivitas keseharian kita. Dengan memakai sarung, kita sudah turut andil merawat salah satu warisan budaya bangsa kita.


We wear sarong, we love Indonesia!
Baca juga:
Official Store
Contact
0812-2728-1565
+6281227281565
admin@sarungkanjeng.com
Pekalongan, Indonesia
Social Media
Sarung Kanjeng Indonesia - 2023